
Menggunakan casing pelindung dan tempered glass dapat membantu mengurangi risiko retak pada layar maupun kerusakan pada bodi ponsel yang biaya perbaikannya relatif mahal.
- Menyimpan Ponsel Bersama Benda Logam
Kebiasaan memasukkan ponsel ke dalam saku atau tas bersama kunci, koin, atau benda logam lainnya dapat menimbulkan goresan pada layar maupun bodi perangkat.
Meski awalnya tampak sepele, goresan kecil dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius jika perangkat mengalami tekanan atau benturan.
- Membiarkan Memori Penyimpanan Penuh
Ruang penyimpanan yang hampir habis dapat memengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan. Ponsel menjadi lebih lambat, mudah panas, dan konsumsi baterainya meningkat.
Agar performa tetap stabil, sisakan ruang kosong sekitar 10 hingga 15 persen dari total kapasitas penyimpanan yang tersedia.
- Menunda Pembaruan Sistem Operasi
Sebagian pengguna sering mengabaikan notifikasi pembaruan perangkat lunak karena dianggap mengganggu atau memakan waktu.
Padahal, pembaruan sistem biasanya membawa perbaikan bug, peningkatan keamanan, serta optimasi performa perangkat. Mengabaikan update dalam jangka panjang dapat membuat ponsel lebih rentan terhadap gangguan maupun ancaman keamanan digital.
- Menginstal Aplikasi dari Sumber Tidak Resmi
Mengunduh aplikasi dari luar toko resmi memang terkadang menawarkan kemudahan atau fitur tertentu. Namun langkah ini juga membuka peluang masuknya malware dan aplikasi berbahaya.
Ancaman tersebut dapat menyebabkan pencurian data pribadi, konsumsi baterai berlebihan, hingga kerusakan sistem operasi. Karena itu, pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi melalui platform resmi seperti Google Play Store atau App Store.
Rawat Ponsel dengan Kebiasaan yang Tepat
Menjaga smartphone tetap awet sebenarnya tidak sulit. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang berisiko dan menerapkan pola penggunaan yang lebih bijak, usia perangkat dapat bertahan lebih lama serta performanya tetap optimal.
Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten sering kali jauh lebih efektif dibanding harus mengeluarkan biaya besar untuk memperbaiki kerusakan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















