
Sebagai pejabat publik yang digaji dari uang rakyat, Jaro Ade mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menerima kritik sekeras apa pun. Ia menegaskan, hal itu merupakan konsekuensi yang harus diterima seorang pemimpin daerah.
“Saya digaji oleh rakyat. Saya sudah siap dikritik, siap dicaci maki. Yang terpenting, fokus bekerja sesuai arahan Pak Bupati,” kata dia.
Jaro Ade justru mengapresiasi warga yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak anarkis. Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dilindungi oleh undang-undang.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















