
Keberhasilan tersebut sekaligus menggeser beberapa merek yang sebelumnya lebih dominan dalam daftar penjualan nasional.
BYD Alami Penurunan Tajam
Berbeda dengan Geely yang berhasil naik ke 10 besar, BYD justru mengalami penurunan signifikan.
Pada Mei 2026, wholesales BYD tercatat hanya 895 unit. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 4.625 unit.
Penurunan ini membuat BYD harus keluar dari daftar 10 besar wholesales nasional setelah sebelumnya menjadi salah satu merek dengan pertumbuhan paling agresif di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia.
Meski demikian, performa retail sales BYD masih cukup kuat. Penjualan langsung ke konsumen pada Mei mencapai 2.892 unit dan menempatkannya di posisi ketujuh secara nasional.
Penjualan Retail Masih Dipimpin Toyota
Dalam kategori retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen, Toyota kembali menjadi pemimpin dengan penjualan 21.379 unit.
Daihatsu berada di posisi kedua dengan 12.531 unit, diikuti Suzuki yang mencatatkan 5.917 unit.
Mitsubishi Motors berhasil menempati urutan keempat dengan 5.763 unit, sementara Honda mengisi posisi kelima dengan 3.646 unit.
Jaecoo mempertahankan performa positifnya dengan penjualan retail 3.000 unit dan berada di posisi keenam.
Tren Pasar Mengalami Perlambatan
Jika dibandingkan dengan April 2026, total wholesales nasional mengalami penurunan.
Pada April, total distribusi kendaraan mencapai 80.776 unit, sedangkan pada Mei turun menjadi 69.219 unit. Penurunan ini menunjukkan adanya perlambatan aktivitas distribusi kendaraan di pasar domestik.
Meski demikian, angka retail sales masih berada pada level yang cukup baik dengan total 71.890 unit selama Mei 2026.
Daftar 10 Merek Mobil Terlaris Berdasarkan Wholesales Mei 2026
- Toyota – 24.846 unit
- Daihatsu – 11.140 unit
- Suzuki – 6.108 unit
- Mitsubishi Motors – 4.166 unit
- Jaecoo – 3.000 unit
- Isuzu – 2.570 unit
- Honda – 2.378 unit
- Mitsubishi Fuso – 2.371 unit
- Hino – 2.056 unit
- Geely – 1.710 unit
Pasar otomotif Indonesia pada Mei 2026 masih menunjukkan dominasi kuat Toyota sebagai pemimpin penjualan nasional. Namun, perhatian terbesar tertuju pada perubahan peta persaingan di segmen menengah.
Geely berhasil mencuri perhatian dengan masuk ke dalam daftar 10 besar merek terlaris, sedangkan BYD mengalami penurunan distribusi yang cukup tajam hingga keluar dari jajaran tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan industri otomotif, khususnya di antara merek-merek China, semakin kompetitif dan berpotensi menghadirkan perubahan besar pada bulan-bulan mendatang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














