
Hal senada pun diungkapkan Kepala Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Muhamad Rifki Abdilah. Dirinya membuat video pernyataan bahwa wakil bupati Bogor tidak pernah melakukan intervensi.
“Menyikapi pemberitaan yang beredar bahwa seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk diintervensi bapak wakil bupati Bogor Jaro Ade, saya nyatakan kami belum pernah diintervensi,” tutur Rifki dalam video tersebut.
Kades Tugujaya mengaku bahwa, dirinya kerap berkonsultasi baik kepada bupati maupun wakil bupati Bogor dalam melakukan arah kebijakan desa.
Menurutnya, hubungan para kepala desa dengan Bupati dan wakil bupati Bogor bukan hanya sekedar pimpinan dan bawahan, namun seperti orang tua yang mengasuh anak-anaknya.
“Saya secara pribadi sering berkonsultasi kepada wakil bupati maupun bupati Bogor terkait permasalahan-permasalahan yang ada di desa. Hal itu saya lakukan agar pihak desa tidak salah mengambil langkah-langkah, hal ini dilakukan demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Diakhir video, Kades Tugujaya itupun kembali menegaskan bahwa tudingan orator demo, Yusuf itu tidak benar bawa wakil bupati Bogor melakukan intervensi kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong maupun Kecamatan Cijeruk.
“Saya tegaskan Kembali bahwa kami para kepala desa tidak pernah diintervensi oleh wakil bupati Bogor terkait permasalah pertanahan hususnya di Desa Tugujaya,” pungkasnya.
Para kepala desa pun akan selalu kompak dan sinergi baik dengan pemerintah kecamatan maupun bupati dan wakil bupati Bogor untuk membangun Kabupaten Bogor bersama-sama dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan tetap menjaga investasi yang ramah lingkungan.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














