
Calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen pendukung selama proses pendaftaran.
Dokumen tersebut meliputi surat keputusan mengajar selama tiga tahun terakhir yang ditandatangani kepala sekolah, sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku, surat izin dari atasan langsung, serta pakta integritas bermeterai.
Peserta juga diminta menyusun esai berbahasa Inggris yang berisi motivasi mengikuti program, komitmen sebagai pendidik, praktik baik dalam pembelajaran, pengalaman atau prestasi di bidang sosial budaya, serta rencana tindak lanjut setelah mengikuti program.
Selain itu, pendaftar perlu melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah dan paspor aktif. Bagi yang belum memiliki paspor, dapat menyertakan surat pernyataan kesanggupan untuk mengurus paspor sebelum akhir Agustus 2026.
Sertifikat prestasi tingkat nasional maupun internasional juga dapat dilampirkan sebagai nilai tambah dalam proses seleksi.
Tahapan Seleksi Peserta
Seleksi program pertukaran guru ke Jepang akan dilakukan melalui beberapa tahapan.
Proses dimulai dari pendaftaran daring yang dilanjutkan dengan tes tertulis. Peserta yang lolos tahap awal kemudian akan menjalani seleksi administrasi sebelum mengikuti wawancara.
Melalui proses tersebut, penyelenggara akan memilih guru-guru terbaik yang dinilai memiliki kompetensi, motivasi, dan potensi untuk menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan.
Setelah mengikuti program di Jepang, peserta juga diwajibkan menyusun rencana tindak lanjut, melaksanakan kegiatan berbagi pengalaman di komunitas pendidikan, serta mengikuti proses evaluasi yang telah ditetapkan.
Jadwal Lengkap Program
Pendaftaran dan tes tertulis dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026.
Tahap seleksi administrasi dan penilaian hasil tes akan dilaksanakan pada 8 hingga 12 Juli 2026. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti wawancara pada 14 sampai 16 Juli 2026.
Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 18 Juli 2026.
Peluang Mengembangkan Kompetensi Guru
Program pertukaran pendidikan ke Jepang ini menjadi kesempatan berharga bagi para guru Indonesia untuk memperluas wawasan internasional, meningkatkan kompetensi profesional, serta membawa inovasi baru ke lingkungan sekolah.
Melalui pengalaman langsung di Jepang, para pendidik diharapkan mampu mengadopsi praktik-praktik pendidikan yang relevan dan membagikannya kepada rekan sejawat maupun peserta didik di Indonesia.
Program ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperkuat kerja sama pendidikan antara negara-negara ASEAN dan Jepang demi menciptakan kualitas pembelajaran yang lebih baik di masa depan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















