
Penelitian tersebut menemukan bahwa semakin tinggi skor penuaan biologis seseorang, semakin besar pula risiko terkena kanker sebelum usia 55 tahun.
Salah satu temuan yang paling mencolok adalah kaitan antara penuaan biologis dengan kanker paru-paru. Risiko kanker jenis ini dilaporkan meningkat hingga 57 persen pada individu yang mengalami percepatan penuaan sel tubuh.
Secara medis, kanker berkembang ketika kerusakan genetik pada sel terus menumpuk dan tidak dapat diperbaiki dengan baik oleh tubuh. Kondisi tersebut memicu pertumbuhan sel yang tidak terkendali hingga membentuk tumor.
Jika proses penuaan terjadi lebih cepat, akumulasi kerusakan DNA juga berpotensi berlangsung dalam waktu yang lebih singkat.
Dua Jenis Penuaan yang Paling Berpengaruh
Peneliti mengidentifikasi dua bentuk penuaan biologis yang memiliki hubungan kuat dengan peningkatan risiko kanker pada usia muda.
- Penuaan Sistem Kekebalan Tubuh
Penurunan fungsi sistem imun membuat tubuh kurang efektif dalam mendeteksi dan menghancurkan sel abnormal yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Kondisi ini ditemukan memiliki kaitan erat dengan meningkatnya risiko kanker paru-paru.
- Penuaan Jaringan Lemak
Perubahan biologis pada jaringan lemak atau adiposa juga menjadi perhatian. Penelitian menunjukkan bahwa penuaan jaringan lemak berkorelasi dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal atau kanker usus besar yang kini semakin sering ditemukan pada kelompok usia muda.
Perubahan Gaya Hidup Jadi Kunci Pencegahan
Para ahli menilai temuan ini menjadi pengingat penting bahwa kesehatan tubuh tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidup sehari-hari.
Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mengelola stres, tidur yang cukup, serta menghindari kebiasaan merokok dapat membantu memperlambat proses penuaan biologis dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Penelitian ini juga memperkuat pandangan bahwa meningkatnya kasus kanker pada generasi muda kemungkinan bukan hanya disebabkan oleh perubahan pada sel tubuh semata, tetapi juga oleh berbagai faktor lingkungan modern yang memengaruhi kesehatan secara menyeluruh.
Dengan memahami pentingnya usia biologis, masyarakat diharapkan lebih memperhatikan kesehatan sejak dini agar risiko penyakit serius di masa depan dapat diminimalkan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















