Haid Berkepanjangan dan Nyeri Hebat Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Gangguan Organ Reproduksi

Haid
Ilustrasi Haid. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya atau disertai nyeri hebat kerap dianggap sebagai hal yang normal oleh banyak perempuan.

Padahal, perubahan pola haid yang terjadi secara terus-menerus dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sistem reproduksi yang memerlukan penanganan medis.

Gangguan pada organ reproduksi dapat memengaruhi siklus menstruasi, memicu perdarahan berlebihan, hingga menyebabkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG, Subsp.Onk, menjelaskan bahwa salah satu gejala yang patut diwaspadai adalah nyeri haid yang terasa sangat berat.

BACA JUGA :  Pria di Mamuju Curi Uang dan Emas Tetangga, Hasil Kejahatan Dipakai Main Judi Online dan Bayar Utang

Menurutnya, rasa nyeri saat menstruasi memang umum terjadi. Namun, jika keluhan tersebut membuat seseorang harus rutin mengonsumsi obat pereda nyeri setiap bulan atau bahkan menghambat aktivitas seperti bekerja maupun bersekolah, maka kondisi tersebut perlu segera diperiksakan.

Selain nyeri, durasi menstruasi juga menjadi indikator penting. Siklus haid normal umumnya berlangsung sekitar enam hingga delapan hari. Jika perdarahan berlangsung lebih lama dari rentang tersebut, kemungkinan terdapat kelainan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Prof. Yudi juga mengingatkan pentingnya memperhatikan jumlah darah yang keluar selama menstruasi. Perdarahan yang terlalu banyak dapat menjadi tanda adanya miom, penebalan lapisan rahim (hiperplasia endometrium), atau kista ovarium. Kondisi tersebut juga berisiko menyebabkan anemia yang ditandai dengan tubuh lemas dan wajah pucat.

BACA JUGA :  Bibir Sering Kering dan Pecah-Pecah? Bisa Jadi 9 Kebiasaan Sepele Ini Penyebabnya

Miom Dapat Menyebabkan Berbagai Keluhan

Miom merupakan pertumbuhan jaringan otot yang muncul di dalam atau dinding rahim. Selain menyebabkan menstruasi yang lebih banyak dan nyeri, miom juga dapat memicu perdarahan di luar jadwal haid.

Penderita miom juga dapat mengalami keluhan seperti sering buang air kecil akibat tekanan pada kandung kemih, sembelit, perut membesar, rasa penuh atau berat di bagian perut, hingga nyeri saat berhubungan seksual.

Penebalan Endometrium Perlu Diwaspadai

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================