Kenapa Aroma Parfum Berbeda Setelah Dibeli? Ternyata Ini Penyebabnya

Agar aromanya tetap terjaga, simpan parfum di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, misalnya di dalam laci atau kotak penyimpanan. Hindari meletakkannya di dekat jendela maupun kamar mandi yang memiliki perubahan suhu cukup ekstrem.

  1. Variasi Bahan Baku Alami

Banyak parfum dibuat menggunakan ekstrak alami seperti mawar, melati, jeruk, hingga kayu cendana. Sama seperti hasil panen lainnya, kualitas bahan alami dapat sedikit berbeda dari waktu ke waktu.

Meskipun produsen menjaga standar produksi secara ketat, perbedaan kecil antarbatch tetap bisa terjadi dan memengaruhi karakter aroma parfum.

  1. Kimia Kulit Setiap Orang Berbeda
BACA JUGA :  Bupati Bogor Apresiasi Polres Ungkap 74 Kasus Narkoba

Faktor yang paling besar memengaruhi aroma parfum adalah kondisi kulit pemakainya. Kandungan minyak alami kulit, perubahan hormon, pola makan, tingkat stres, hingga konsumsi obat-obatan dapat mengubah cara parfum bereaksi.

Inilah sebabnya parfum yang sama bisa menghasilkan aroma berbeda ketika dipakai oleh dua orang. Bahkan pada orang yang sama, wanginya dapat berubah seiring bertambahnya usia, pergantian musim, maupun perubahan kondisi tubuh.

BACA JUGA :  Puncak Hari Anak Nasional 2026 Kota Bogor Beri Panggung Khusus Bagi Anak-Anak Inklusif

Cara Mendapatkan Aroma Parfum yang Sesuai

Jika ingin membeli parfum baru, sebaiknya jangan langsung memutuskan hanya berdasarkan aroma dari kertas tester. Semprotkan parfum ke kulit, lalu tunggu sekitar 30 menit agar seluruh lapisan aromanya muncul.

Dengan cara tersebut, Anda bisa mengetahui bagaimana parfum benar-benar bereaksi dengan kimia kulit sehingga pilihan yang diambil lebih sesuai dengan selera dan karakter tubuh Anda.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================