AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Usai Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas

Melalui kesepakatan itu, minyak mentah Iran dapat kembali diimpor ke Amerika Serikat, sementara pembayaran dilakukan menggunakan dolar AS.

Sebagai imbalannya, Teheran berkomitmen menjamin keamanan kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Namun, dalam perkembangannya, Iran meminta seluruh kapal menggunakan jalur utara yang berada di bawah pengawasannya. Ketegangan meningkat setelah sejumlah kapal yang memilih koridor pelayaran yang diamankan Angkatan Laut Amerika Serikat di sepanjang pantai Oman dilaporkan menjadi sasaran serangan.

BACA JUGA :  Sering Pusing Saat Bangun Tidur? Ini 5 Cara Efektif Mengatasinya

Analis intelijen maritim senior Windward, Michelle Wiese Bockmann, menilai tindakan tersebut merupakan bagian dari strategi Iran untuk memberikan tekanan terhadap jalur pelayaran alternatif.

Menurutnya, serangan yang dilakukan secara berkala bertujuan melemahkan penggunaan koridor selatan sekaligus mengirimkan sinyal kepada negara-negara produsen minyak di kawasan Teluk agar mengalihkan pengiriman mereka melalui jalur utara yang berada dalam pengaruh Iran.

BACA JUGA :  Hadapi Musim Kemarau, Bupati Bogor Genjot Normalisasi Irigasi di Sejumlah Wilayah

Peningkatan ketegangan di Selat Hormuz kembali memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia, setiap gangguan keamanan berpotensi memengaruhi arus perdagangan energi internasional serta mendorong kenaikan harga minyak di pasar global.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================