
“Setelah selesai acara dan masih di lokasi acara, saya diwawancara oleh teman-teman wartawan mengenai pernyataan pembicara yang mereka persoalkan itu. Dan saya atas nama pribadi maupun organisasi PWI Kabupaten Bogor sudah meminta maaf, tidak ada niat dan tujuan sedikitpun menyinggung teman-teman. Bukan juga menggurui, tujuannya hanya untuk berbagi ilmu, mengedukasi teman-teman anggota PWI Kabupaten Bogor,” papar Dedy.
Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus pun menyayangkan statement dirinya tidak dimunculkan dalam pemberitaan yang pada akhirnya menjadi polemik dikalangan teman – teman wartawan, sehingga menimbulkan stigma negatif sesame profesi wartawan.
Itikad baik PWI Kabupaten Bogor pun ditunjukan dengan video permohonan maaf dari salah satu pembicara dalam waktu kurang dari 24 jam pasca kegiatan Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor di Desa Kemang. Dan lagi-lagi itupun tidak dimunculkan untuk pemberitaan yang berimbang.
“Satu hari pasca kejadian tersebut, teman-teman wartawan mendatangi kantor PWI Kabupaten Bogor, bahkan sejumlah wartawan yang hadir saat acara Safari Jurnalis di Desa Kemang pun datang ke kantor PWI Kabupaten Bogor. Kami pun berdiskusi meluruskan persoalan itu, bahkan kami juga diminta Kembali permohonan maaf sambil divideokan oleh mereka, namun lagi-lagi pernyataan maaf kami tidak dimunculkan di publik,” tuturnya.
Dedy Firdaus tidak ingin persoalan ini berlarut-larut dan meminta kepada semua teman – teman wartawan yang bertugas di Bogor khusunya di wilayah Kabupaten Bogor, untuk mengedepankan profesionalisme dan kode etik dalam menulis berita yang berimbang, sehingga tidak menimbulkan stigma negatif sesama profesi wartawan.
“Profesi kita sama-sama wartawan, tidak ada perbedaan. Bukan hanya wartawan di luar PWI, anggota PWI Kabupaten Bogor pun masih banyak yang belum UKW. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga marwah dan nama baik profesi wartawan. Sekali lagi saya atas nama pengurus PWI Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya,” tutup ketua PWI Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















