
Abu Ubaidah sempat menghindari konfrontasi. Namun, ketika keselamatan kaum Muslim terancam, ia akhirnya terpaksa menghadapi ayahnya hingga gugur dalam pertempuran. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya berada di atas ikatan keluarga.
Pengorbanan untuk Rasulullah di Perang Uhud
Salah satu kisah paling dikenal dari Abu Ubaidah terjadi saat Perang Uhud.
Ketika Rasulullah SAW terluka akibat serangan musuh, dua cincin besi dari pelindung kepala beliau menancap di wajahnya.
Melihat keadaan tersebut, Abu Ubaidah berusaha melepaskan besi itu menggunakan giginya agar tidak menambah rasa sakit Nabi. Usahanya berhasil, tetapi kedua gigi depannya ikut tanggal.
Pengorbanan tersebut menjadi bukti besarnya cinta dan penghormatan Abu Ubaidah kepada Rasulullah SAW.
Memimpin Pasukan Kaum Muslim
Selain dikenal sebagai sahabat dekat Nabi, Abu Ubaidah juga merupakan seorang panglima yang memiliki kemampuan memimpin.
Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, ia dipercaya memimpin berbagai ekspedisi militer, terutama di wilayah Syam. Meski memegang jabatan tinggi, ia tetap hidup sederhana dan selalu mengutamakan kepentingan umat.
Wafat Saat Wabah Tha’un Amwas
Pada tahun 18 Hijriah, wilayah Syam dilanda wabah besar yang dikenal sebagai Tha’un Amwas.
Mengetahui kondisi tersebut, Khalifah Umar bin Khattab mengirim surat agar Abu Ubaidah meninggalkan daerah tersebut demi keselamatannya.
Namun, Abu Ubaidah memilih tetap bersama pasukan dan masyarakat yang dipimpinnya. Ia tidak ingin meninggalkan mereka yang sedang menghadapi musibah.
Keputusan itu berakhir dengan wafatnya Abu Ubaidah akibat wabah pada usia sekitar 58 tahun. Meski demikian, namanya tetap dikenang sebagai salah satu sahabat Rasulullah SAW yang memiliki integritas, keberanian, dan keteladanan luar biasa.
Hingga kini, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah dikenang sebagai sosok pemimpin yang mengutamakan amanah di atas kepentingan pribadi. Keteladanannya menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menjaga kejujuran, kesederhanaan, serta pengabdian kepada agama dan masyarakat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














