
Menurutnya, pendekatan promotif dan preventif menjadi kunci dalam memperpanjang usia harapan hidup masyarakat. Jika penyakit menular dapat ditekan melalui imunisasi dan pencegahan infeksi, maka penyakit tidak menular membutuhkan perubahan perilaku serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Saat ini, usia harapan hidup masyarakat Indonesia berada di angka sekitar 74 tahun. Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 76 tahun pada 2029 melalui berbagai program transformasi kesehatan, termasuk penguatan layanan pencegahan dan pemeriksaan kesehatan.
Selain pemeriksaan medis, Budi juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi yang sesuai dengan kebutuhan setiap tahap kehidupan. Menurutnya, pola makan dan status gizi memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan masyarakat hingga usia lanjut.
Ia menambahkan, menjaga tekanan darah, kadar gula, kolesterol, serta kondisi gizi tetap dalam batas sehat merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit kronis.
Dengan penguatan deteksi dini dan perubahan pola hidup sehat, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat meningkat sekaligus mendorong kenaikan angka harapan hidup Indonesia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















