
Rekomendasi tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan kesadaran situasi bagi penumpang dan awak pesawat pada fase penerbangan yang paling membutuhkan perhatian.
Berbagai lembaga penerbangan internasional seperti Federal Aviation Administration (FAA), International Civil Aviation Organization (ICAO), dan European Union Aviation Safety Agency (EASA) memiliki pedoman keselamatan yang mendukung penerapan prosedur tersebut.
- Membantu Mengurangi Rasa Cemas Penumpang
Selain alasan keselamatan, membuka jendela pesawat juga dapat memberikan manfaat psikologis bagi sebagian penumpang.
Melihat kondisi luar, seperti landasan pacu atau perubahan posisi pesawat saat terbang, dapat membuat penumpang merasa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Hal ini bisa membantu mengurangi rasa takut terhadap hal yang tidak diketahui.
Bagi sebagian orang, memiliki gambaran mengenai kondisi sekitar pesawat juga dapat meningkatkan rasa nyaman dan mengurangi potensi kepanikan apabila terjadi perubahan situasi.
Permintaan untuk membuka tirai jendela saat pesawat lepas landas dan mendarat bukan hanya aturan rutin dari awak kabin. Prosedur tersebut dibuat untuk meningkatkan keselamatan dengan membantu penumpang maupun kru mendapatkan informasi visual mengenai kondisi di sekitar pesawat.
Jadi, meskipun terkadang terasa kurang nyaman karena cahaya terang atau pemandangan ketinggian, membuka jendela pesawat pada fase tersebut memiliki tujuan penting demi keamanan seluruh penumpang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















