
Ia mengajak seluruh pemerintah daerah memperkuat komitmen untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja miskin ekstrem, masyarakat miskin, dan kelompok pekerja rentan di masing-masing daerah.
“Keberhasilan Universal Coverage Jamsostek hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Tito.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor terus meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan memprioritaskan pekerja rentan beserta keluarganya. Perluasan perlindungan dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Sebagai bagian dari program tersebut, puluhan ribu pekerja rentan, termasuk marbot rumah ibadah di Kabupaten Bogor, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan menerima perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus memperluas akses pekerja rentan terhadap manfaat jaminan sosial.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















