DKPP
Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Terpadu di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor menutup Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Terpadu. Penutupan tersebut menyusul adanya sejumlah sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala DKPP Kota Bogor, Anas S Rasmana, mengakui terdapat 7 ekor sapi dari Jawa Tengah yang terjangkit gejala penyakit tersebut. Hal itu ia ketahui setelah mendapatkan laporan dari pihak RPH pada 3 Juni 2022.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

“Dari laporan itu ada 7 ekor sapi yang terjangkit gejala klinis PMK. Oleh sebab itu, mulai hari ini RPH ditutup sementara,” ucap Anas saat ditemui wartawan di RPH wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (7/6/2022).

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

DKPP
Salah satu sapi yang terjangkit gejala klinis PMK.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================