Wanita Asal Bogor Jadi Korban TPPO, Dijual Pacarnya Melalui Aplikasi Michat

wanita asal Bogor
Dua pria asal Bogor RM dan JA asal Cibinong, Bogor, Jawa Barat, setelah ditangkap petugas Satreskrim Polres Malang karena menjual pacarnya untuk dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – CR (22) wanita asal Bogor menjadi korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Ia diduga dipaksa pacarnya menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Dari kasus itu, polisi berhasil mengamankan dua tersangka utama yakni RM (20) dan JA (19). Keduanya berasal dari Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu terungkap saat kepolisian Resor Malang, Jawa Timur membongkar sindikat TPPO yang beroperasi melalui aplikasi Michat.

Melansir beritasatu.com, Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa penangkapan kedua tersangka dilakukan oleh unit operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Malang pada (2/8/2023) di sebuah hotel di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

“Tim Satreskrim Polres Malang berhasil menangkap kedua pelaku setelah mereka menjual korban untuk bekerja sebagai pekerja seks komersial di sebuah hotel,” kata Iptu Ahmad Taufik.

Iptu Ahmad Taufik menjelaskan bahwa para pelaku merencanakan untuk menjual korban kepada pria hidung belang melalui aplikasi media sosial Michat dengan tarif antara Rp 300.000 hingga Rp 700.000.

BACA JUGA :  Bogor Mati Lampu, PLN Sebut Ada Gangguan Teknis di PLTGU Jawa 1

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti termasuk uang tunai senilai Rp 650.000, alat kontrasepsi, dan 2 ponsel yang digunakan dalam transaksi.

Kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam sindikat ini, di mana RM sebagai penyedia jasa sementara JA mencari pelanggan pria hidung belang. Mereka mengantongi keuntungan sekitar Rp 50.000 setiap transaksi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================