Fasih Berbahasa Sunda Ketimbang Mandarin

lenna-tan-151TERLAHIR sebagai anak dari orangtua yang berdarah Tionghoa, Kwee Tjin Hu (ayah) dan Tan Sin Moy (Ibu), sudah pasti sering dikira pandai berbahasa Mandarin. Namun, lain halnya dengan Lenna Tan, justru dirinya ti­dak memahami Bahasa Mandarin. Uniknya, justru Lenna dan keluarga besarnya lebih fa­sih menggunakan bahsa Sunda.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Jadi kakek aku itu asli Chi­na terus ke Jakarta meni­kah dengan nenekku yang peranakan Sunda-China. Jadi ibu aku itu campuran. Kare­na kakekku sibuk belajar bahasa Indonesia jadi lupa deh ngajarin anak dan cucunya bahasa Man­dari,” lanjut Lenna sambil berde­rai tawa.

Ia mengaku, bahasa Sunda justru menjadi bahasa sehari-hari di keluarga Lenna. “Apalagi ne­nek, Sunda banget. Aku sempat kursus Bahasa Mandarin tapi ja­rang dipakai, ya lupa,” aku dia.

BACA JUGA :  Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak agar Makeup Tahan Lama dan Tidak Mudah Luntur

Kendati begitu, beberapa tradisi masih diterapkan di luar perayaan Imlek. Salah satunya kebiasaan mengenakan busana khas China, baju cheong sam (baju khas orang Tionghoa, red). “Di lingkungan teman-teman, mereka juga antusias,” terang dia.

Banyak hal yang dirindukan Lenna saat menyambut perayaan Imlek. Meski ada perubahan yang terjadi dari sejak kecil hingga de­wasa, ia selalu antusias menyam­butnya. Terutama saat berkum­pul bersama keluarga. “Malam sebelum Imlek biasanya makan malam bareng keluarga lalu me­rencanakan besok ngapai,” ung­kap Lenna.

Saat beranjak dewasa, kadang Lenna harus merayakan Imlek sambil bekerja. Meski begitu, ia selalu menyempatkan waktu un­tuk makan malam bersama kelu­arga. Setelah itu baru melanjut­kan bekerja.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Lenna menaku, perayaan Im­lek di keluarganya sangat seder­hana. Hanya mengisinya dengan menyediakan makanan khas, makan bersama keluarga dan membagikan angpao.

Banyak hal yang dirindukan ibunda dari Jonathan ini saat me­nyambut perayaan Imlek. Meski ada perubahan yang terjadi dari sejak kecil hingga dewasa, ia se­lalu antusias menyambutnya. .

Saat beranjak dewasa, kadang Lenna harus merayakan Imlek sambil bekerja. Meski begitu, ia selalu menyempatkan waktu untuk makan malam bersama keluarga. Setelah itu baru melan­jutkan bekerja. (*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================