
BOGORTODAY.COM – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, menjelaskan bagaimana seorang pelajar tertembak saat tawuran oleh petugas kepolisian yng terjadi, pada Kamis (18/7/2024).
Menurut Bismo, kejadian bermula saat petugas tengah melakukan patroli di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan melihat aksi tawuran pelajar di Jalan Achmad Adnawijaya.
Para pelaku tampak berlari sambil mengacungkan senjata tajam, sehingga petugas kepolisian melepaskan dua kali tembakan peringatan dan membubarkan tawuran tersebut.
Setelah itu, kedua kelompok tawuran tersebut meninggalkan lokasi awal, dan salah satu kelompok melarikan diri ke arah Taman Corat Coret. Kelompok lainnya malah mengejar mereka menuju Taman Corat Coret.
“Petugas Polsek Bogor Utara terus mengejar kelompok pelaku. Di depan SMP Pandutama, salah satu kelompok menendang dan mengejar kelompok lain hingga terjatuh,” kata Bismo, Senin (22/7/2024).
Satu korban (MEW 16) terjatuh di gerbang Pandutama, berusaha melindungi kepalanya, dan dibacok berulang kali oleh kelompok pelaku. Petugas kembali memberikan tembakan peringatan ke udara di lokasi kedua, namun para pelaku terus melakukan aksi brutal mereka.
Petugas kemudian menembakkan peringatan ketiga, yang diduga mengenai salah satu pelaku, GR, yang kemudian ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum (ABH) karena usianya di bawah 17 tahun.
“Kami berterima kasih petugas berada di lokasi. Jika tidak, korban bisa saja meninggal dunia karena dua tembakan sebelumnya tidak dihiraukan oleh pelaku,” kata Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















