Diduga Cabuli 10 Santriwati, Oknum Guru Ngaji di Gunungkidul Diusir Warga

Ilustrasi pelecehan

BOGORTODAY.COM – Seorang guru ngaji di Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul diduga mencabuli santriwatinya hingga diusir warga  sekitar. Korban pencabulan guru ngaji berinisial S yang sudah beristri dan punya dua anak itu mencapai 10 anak dan semuanya perempuan.

Lurah setempat, inisial SBR menuturkan, S belum lama mengajar ngaji di rumahnya tepatnya sebelum puasa Ramadhan. Rata-rata santriwatinya merupakan anak tetangga rumah.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

“Ya, muridnya anak-anak di sekitar rumahnya,” ucap SBR.

“(Pelaku) sudah punya anak 2 umur 3 tahun dan 8 bulan, inisial S usianya kurang lebih 27 tahun,” katanya, Senin (22/7/2024).

Aksi tak terpuji tersebut terungkap ketika ada salah seorang anak menolak diperintah orang tuanya untuk mengaji di tempat S. Anak tersebut terlihat ketakutan dan justru menangis. Demikian dikatakan SBR.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Orang tua santri tersebut curiga dan mencoba bertanya ke anaknya. Usai diinterograsi, ternyata bocah tersebut mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari oknum guru ngaji. Anak tersebut takut untuk kembali mengaji karena khawatir peristiwa itu terulang kembali.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================