Tuduh Curi HP, Ayah-Anak Keroyok Pengamen hingga Tewas

ilustrasi pengeroyokan

BOGORTODAY.COM – Aksi pengeroyokan terekam kamera CCTV, terlihat seorang pria berinisial LFH (37) yang tewas mengenaskan setelah dikeroyok di depan pertokoan wilayah Kota Sukabumi oleh empat orang, termasuk ayah dan anak.

Pelaku berhasil ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (4/8/2024), dengan korban ditemukan tak bernyawa pada Senin (5/8/2024) dini hari.

Dari informasi yang diperoleh, adegan rekaman tersebut memperlihatkan di mana korban dibanting dan dihajar berulang kali oleh para pelaku. Korban yang mengenakan jaket biru dan celana jeans tampak tidak berdaya setelah diseret dan disiksa.

BACA JUGA :  Bahas Tata Kelola Lobster, MKI dan IPB University Desak Regulasi Berbasis Sains dan Inklusif

Di antara keempat tersangka yang berhasil diamankan, ada JA (36) dan ES (68), yang merupakan pasangan ayah dan anak yang juga berprofesi sebagai tukang parkir.

Penganiayaan ini bermula dari dugaan pencurian handphone milik JA oleh korban. Meskipun korban menyangkal tuduhan tersebut, para pelaku tetap menganiaya korban hingga tewas. Hal itu dikatakan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi.

“Dugaan pencurian itu terjadi sebulan yang lalu, tepatnya 20 Juli 2024 di Jalan A Yani, Kelurahan Cikole di depan toko Asia, pencurian satu unit handphone yang sedang dicas miliki JA (pelaku) dilakukan oleh LFH (korban). Peristiwa dugaan pencurian itu juga terekam CCTV sehingga JA mencari keberadaan korban,” kata Rita, Kamis (8/8/2024).

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

JA kemudian mengajak ayahnya dan dua teman juru parkir lainnya untuk mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya pada 4 Agustus 2024, mereka melihat LFH di depan Supermall hingga dikeroyok dan dianiaya.

“Pada saat itu korban masih dalam keadaan sadar. Setelah itu korban dibawa ke Jalan Cikiray dan pelaku MJY memukul ke arah wajah, punggung berkali-kali serta membanting korban sebanyak dua kali dan membenturkan ke tembok,” ujarnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================