KPAI Berikan Pendampingan Psikososial Kepada 3 Anak Cut Intan Nabila atas Kasus KDRT

BOGORTODAY.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mengambil langkah untuk memberikan pendampingan psikososial kepada tiga anak dari Cut Intan Nabila, yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) beberapa pekan lalu.

KDRT yang dilakukan oleh Armor Toreador ini dilaporkan terjadi berulang kali, bahkan di depan ketiga anak mereka. Tindakan tersebut telah menyebabkan gangguan psikologis pada anak-anak tersebut, sehingga KPAI memutuskan untuk memberikan pendampingan psikososial guna membantu mereka mengatasi trauma dan ketakutan yang masih dialami, terutama ketika bertemu orang lain.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

“Kami mulai mendampingi tiga anak ini agar mereka mendapatkan perlindungan secara menyeluruh, pendampingan psikososial, serta untuk menghilangkan trauma,” kata Komisioner KPAI, Diyah Puspita Rini, saat ditemui di Mako Polres Bogor,Rabu (21/8/2024).

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Diyah juga menyoroti bahwa salah satu anak Cut Intan yang masih bayi diperkirakan turut mengalami dampak dari KDRT yang dilakukan oleh Armor Toreador.

“Meskipun dia masih kecil, secara alam bawah sadar dia pasti akan mengalami gangguan. Karena itu, pendampingan harus dilakukan, tidak hanya sekali dua kali, tetapi sampai tuntas,” tambahnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================