Wujudkan Swasembada Pangan, Jaro Ade : Pemkab Bogor Harus Punya Sentral Pasar Induk Sayuran

Wujudkan Swasembada Pangan, Jaro Ade : Pemkab Bogor Harus Punya Sentral Pasar Induk Sayuran

BOGORTODAY.COM – Wilayah Puncak Bogor mulai dari Kecamatan Ciawi, Megamendung, Cisarua dan sekitarnya merupakan penghasil sayuran yang cukup besar, namun sayang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak memiliki pasar induk khusus untuk sayuran.

“Kedepan, harus ada pasar induk khusus sayuran di Ciawi, sebagai sentral pasar sayur di Kabupaten Bogor,” ujar calon wakil bupati Bogor Jaro Ade saat mendengar keluh kesah petani sayuran di Desa Tuguselatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Korea Selatan Beri Diskon Tiket Bus untuk Turis Asing, Dorong Wisata ke Luar Seoul

Jika di Ciawi ada sentral pasar induk sayuran, kata Jaro Ade, akan memudahkan para petani sayuran untuk menjual hasil panennya. Dan tentunya memudahkan para pembeli juga untuk mendapatkan sayuran dengan harga terjangkau dengan kondisi sayuran yang masih segar.

Sentral pasar induk sayuran ini salah satu solusi membantu para petani sayuran untuk menjual atau memasarkan hasil panennya dengan harga yang kompetitif, sehingga petani tidak lagi tergantung pada tengkulak,” tutur Jaro Ade.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perluas Desa Siaga TB, Percepat Target Eliminasi Tuberkulosis

Tugas pemerintah bukan hanya menyediakan tempat untuk para petani menjual hasil pertaniannya saja, namun pemerintah juga harus mampu menyediakan kuota pupuk bersubsidi yang cukup dan mudah didapat oleh para petani.

“Yang menjadi masalah krusial yang dialami petani itu adalah susahnya mendapatkan pupuk murah atau pupuk bersubsidi sehingga berdampak pada hasil panen yang kurang maksimal,” ungkap Jaro Ade.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================