Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
MENARIK apa yang dikatakan oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu meminta para pejabat untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri demi penghematan anggaran APBN dan APBD, termasuk melakukan acara seminar hingga rapat di hotel.
Hal itu dikatakan saat di acara Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke 112 Muhammadiyah di Kupang, Rabu (4/12/2024).
Penulis sangat apresiasi dengan kebijakan ini, tapi ingat jangan sampai seperti jaman Jokowi, diawal dilantik Jokowi juga bicara seperti ini, tapi itu hanya berlangsung di tahun pertama, selanjutnya seperti semula, kembali banyak pejabat yang rapat dan seminar di hotel. Terlepas dari itu, kita semua harus memantau, semoga hal ini benar-benar terealisasi.
Ya jaman sekarang berbeda dengan jaman dulu, jika ada sesuatu yang viral oleh nitizen, maka baru ada reaksi dari pemerintah atau dari yang bersangkutan.
Contohnya kasus pembunuhan Vina Cirebon, kasus bebasnya Gregorius Ronald Tannur yang membunuh pacarnya, terbaru kasus Gus Miftah yang berkata tidak sopan terhadap penjual es teh saat ceramah di Magelang.
Jika dulu Presiden Soeharto mengundurkan diri harus didemo berlarut-larut oleh ribuan mahasiswa sampai menguasai gedung DPR/MPR.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















