BOGORTODAY.COM – Langkah tepat yang diambil DPC PDIP Kabupaten Bogor untuk mencabut gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) diapresiasi seluruh elit partai yang berperan aktif dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024 kemarin.
Tentunya, keputusan tersebut bukan serta-merta hanya dari sebelah pihak, namun menjadi keputusan bersama karena, tujuannya sama yakni membangun Kabupaten Bogor.
“Dari Sebelum di tetapkan sebagai calon dan dimasa kampanye, kami selalu berkomunikasi dengan paslon nomor urut 2 pak Bayu Sahjohan dan Kang Mus, setiap ada pertemuan Silaturahmi tentunya selalu diketahui oleh Kang Mus,” ujar wakil bupati Bogor terpilih, Jaro Ade, Jumat (3/1/2025).
Jaro Ade bercerita, kedatangan Bayu saat takziah ke almarhumah mertua pak Rudy di kediamannya, Kang Mus pun mengetahui. Pun demikian saat Bayu bertandang ke kediaman wakil bupati Bogor terpilih Jaro Ade untuk bersilaturahmi, Kang Mus juga mengetahuinya terlebih silaturahmi melalui telephon seluler sering dan sudah biasa.
“Kemarin, saat refleksi akhir tahun, kami apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang mengundang paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2. Lagi-lagi Kang Mus tidak datang, karena sedang liburan di Bali,” kata politisi Kawakan Golkar itu.
Kemudian, lanjut Jaro Ade, pertemuan di kediaman Bayu Sahjohan sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor juga dihadiri pak Bambang Gunawan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bogor, pak Muad Kalim ketua Fraksi PDIP dan pak Haryanto Ketua Badan Pemenangan Bayu – Kang Mus pun hadir.
“Tentunya, pertemuan tersebut bukan sekedar silaturahmi sebagai masyarakat Kabupaten Bogor saja, namun juga pertemuan secara kelembagaan partai politik, mengingat pasangan Bayu dan Kang Mus dicalonkan menjadi calon bupati dan wakil bupati Bogor melalui B1KWK PDIP,” tutur Jaro Ade.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















