Banjir Terjadi di Tiga Desa di Demak, Tanggul Jebol Akibat Debit Air Tinggi

Banjir Terjadi di Tiga Desa di Demak, Tanggul Jebol Akibat Debit Air Tinggi. (Dok BPBD Sukoharjo.)

BOGORTODAY.COM Banjir melanda tiga desa di dua kecamatan, yakni Guntur dan Kebonagung, Kabupaten Demak, pada Selasa (21/1/2025). Banjir disebabkan oleh jebolnya tanggul akibat tingginya debit air yang berasal dari hulu.

Beberapa titik tanggul yang jebol belum dapat segera diperbaiki karena kondisi yang masih belum memungkinkan. Salah satu titik harus menunggu material, sementara yang lain terhambat oleh debit air yang masih sangat tinggi.

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk menangani masalah tersebut.

Alat berat sudah disiapkan di lokasi tanggul jebol yang berada di Sungai Cabean dan Sungai Tuntang. Namun, penambalan tanggul di dua lokasi tersebut masih terkendala.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

“Tanggul di Sungai Cabean di Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, masih menunggu material. Sedangkan di Sungai Tuntang di Desa Kebonagung, kita belum bisa bekerja karena debit air masih sangat tinggi,” ujar Kapolres Demak.

Selain itu, pihak keamanan dan TNI juga sudah berjaga di sekitar lokasi tanggul yang jebol untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga koordinasi dengan BBWS agar segera melakukan penambalan ketika debit air mulai turun.

“Sementara kita dari kepolisian dan TNI berjaga, sambil kita standby juga menunggu air surut dan bahan material masuk untuk segera menutup tanggul yang jebol,” tambah Ari.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Meskipun begitu, jalur utama Jalan Raya Semarang-Purwodadi yang melintas dekat lokasi banjir masih belum dapat dilalui. Pihak berwenang telah mengalihkan arus lalu lintas melalui jalur tengah untuk menghindari kecelakaan dan membatasi akses ke daerah yang terdampak.

Sekda Demak, Akhmad Sugiharto, juga memberikan update mengenai upaya penanggulangan. Dua alat berat telah ditempatkan di lokasi tanggul jebol di Desa Kebonagung. Meski demikian, upaya penanganan masih terkendala oleh debit air yang belum turun.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================