Penjualan Motor Listrik Turun, AISMOLI Minta Pemerintah Segera Umumkan Skema Subsidi Baru

Penjualan Motor Listrik Turun, AISMOLI Minta Pemerintah Segera Umumkan Skema Subsidi Baru

BOGORTODAY.COM – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) mengungkapkan bahwa penjualan motor listrik di Indonesia mengalami penurunan signifikan.

Penurunan ini terjadi karena banyak konsumen yang masih menunggu kepastian terkait skema subsidi terbaru yang hingga kini belum diumumkan oleh pemerintah.

Menurut Budi Setiyadi, Ketua Umum AISMOLI, situasi ini semakin memburuk karena penundaan yang terus-menerus. Ia menegaskan pentingnya kecepatan dari pemerintah dalam menyelesaikan perumusan subsidi, agar pasar motor listrik tidak semakin terpuruk.

“Sekarang yang terpenting kita dari asosiasi meminta ada kecepatan dari pemerintah untuk membuat aturan segera. Karena sekarang ini, kalau boleh dikatakan masyarakat masih menunggu,” kata Budi saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/2/2025).

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Meski ada penurunan penjualan, Budi mengungkapkan bahwa kehadiran merek-merek baru seperti Indomobil eMotor memberikan angin segar. Munculnya merek baru ini turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik sebagai pilihan kendaraan masa depan.

Budi percaya bahwa meskipun ada penurunan penjualan, keberadaan pemain baru tersebut bisa mempercepat adopsi motor listrik di Tanah Air.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

“Pasti iya, pasti ada dampak ke penurunan penjualan motor listrik. Tapi dengan adanya launching merek baru seperti Indomobil eMotor ini, masyarakat jadi makin percaya kalau ini eranya motor listrik,” ungkap Budi.

Budi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian terkait rencana revisi Perpres 55 Tahun 2019 mengenai subsidi motor listrik.

Ia menambahkan, subsidi yang diberikan tahun lalu sebesar Rp 7 juta per unit kemungkinan besar tidak akan diteruskan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================