BOGORTODAY.COM – Kasus kematian massal kucing terjadi di kawasan Jalan Locari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Pemilik kucing yang mati menduga bahwa kucing-kucing tersebut diracun, mengingat tidak ditemukan luka pada tubuh mereka.
“Saya duga kucing-kucing itu diracun. Melihat kondisinya, tidak ada luka di tubuh mereka,” ungkap Uti Ruri, salah satu warga Jalan Locari yang juga pemilik kucing yang mati, kepada detikJatim, Jumat (14/2/2025).
Ruri mengungkapkan bahwa setidaknya tiga ekor kucing peliharaannya telah mati, meskipun tidak bersamaan. Kucing pertamanya ditemukan mati pada 6 Februari 2025 setelah menunjukkan gejala kejang-kejang. “Saya menemukan satu kucing kejang-kejang, kemudian mati,” ujarnya.
Dalam kurun waktu seminggu terakhir, Ruri mengamati hampir belasan kucing mati di sekitar Jalan Locari, Jalan Mawar, dan Jalan Telasih. Kucing yang mati bukan hanya kucing liar, tetapi juga banyak kucing peliharaan warga setempat. “Setiap hari kami menemukan kucing mati mendadak,” kata Ruri.
Dari penuturan warga sekitar, Haris, yang juga tetangga Ruri, menyebutkan bahwa dia sudah hampir lima kali menemukan kucing mati di sebuah rumah kosong yang terletak tepat di depan rumahnya. “Selalu pagi, kami temukan kucing mati di depan rumah kosong itu. Banyak yang memakai kalung, menunjukkan itu adalah kucing peliharaan,” jelas Haris.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















