BOGORTODAY.COM – Akses utama menuju Kecamatan Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, mengalami gangguan serius setelah jembatan kecil atau gorong-gorong di Desa Ariate amblas, pada Jumat (21/3/2025).
Amblasnya jembatan ini meninggalkan lubang besar di jalan lintas Huamual, yang memutus arus kendaraan, baik motor maupun mobil.
Kejadian ini menyebabkan akses utama dari Kota Piru ke Kecamatan Luhu terputus dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2025.
Amblasnya jembatan tersebut menjadi sorotan, karena jalur ini merupakan akses vital bagi warga yang ingin menuju Kota Piru dan sebaliknya. Kondisi ini menambah kekhawatiran warga tentang kelancaran arus mudik yang sangat dibutuhkan selama Hari Raya Idul Fitri.
Untuk mengatasi masalah ini, warga setempat yang dibantu oleh personel TNI langsung turun tangan membangun jembatan darurat.
Proses pembangunan jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa dipimpin langsung oleh Dandim 1513 SBB, Letkol Infanteri Rudolf G. Paulus.
“Saat saya berada di lokasi longsoran pada pukul 14.35 WIT, saya langsung mengambil keputusan untuk menghubungi kepala dinas PU dan Babinsa. Bersama masyarakat Ariate, kami segera membangun jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa,” ujar Letkol Infanteri Rudolf G. Paulus, yang memimpin upaya cepat tanggap tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















