BOGORTODAY.COM.– Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat mulai menunjukkan dampaknya terhadap sektor usaha di daerah.
Di Kota Bogor, sektor perhotelan menjadi salah satu yang paling terpukul. Sahira Group, jaringan hotel lokal yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 120 karyawan akibat turunnya tingkat hunian.
Direktur Operasional Sahira Group, Adly Bawazier, mengungkapkan bahwa langkah PHK ini merupakan pilihan terakhir yang harus diambil manajemen demi menyelamatkan keberlangsungan operasional perusahaan.
“Salah satunya pasti dari perusahaan akan mem-PHK, salah satu alternatif terakhir,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Adly menjelaskan, selama beberapa bulan terakhir, okupansi hotel mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini diperburuk dengan belum cairnya sebagian anggaran dari pemerintah daerah yang sebelumnya menjadi salah satu sumber pendapatan melalui kerja sama kegiatan atau penginapan dinas.
“Hotel juga mau bergerak bagaimana, 50 persen-nya pun belum ada pencairan sama sekali dari pemerintah,” jelasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















