SPMB 2025 Kota Bogor Alami Perubahan, DPRD Minta Sosialisasi Maksimal dan Buka Posko Aduan

BOGORTODAY.COM – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor dengan agenda pembahasan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP se-Kota Bogor, pada Selasa (6/5/2024).

Dalam rapat tersebut, Disdik Kota Bogor memberikan penjelasan dan pemaparan terkait perubahan-perubahan yang terjadi pada SPMB 2025. Diantaranya adalah perubahan alokasi kuota penerimaan murid.

Dimana untuk 2025 ini, penerimaan murid baru dibagi menjadi empat jalur. Yakni domisili sebesar 40 persen, afirmasi 25 persen, prestasi 30 persen dan mutasi 5 persen.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Menanggapi perubahan ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan, meminta Disdik Kota Bogor agar mengawal dan memastikan sosialisasi berjalan dengan baik, agar tidak ada lagi pertanyaan-pertanyaan sistem pendaftaran dari orang tua murid dan pihak sekolah memahami perubahan aturan yang ada.

Terutama dengan terbitnya Kepwal 400.3.9.2/122/disdik/2025 maka SPMB harus menganut prinsip objektif, akuntabel, transparan, berkeadilan dan tanpa diskriminasi.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

“Jadi memang adanya perubahan ini perlu disosialisasikan agar semua lapisan terinformasikan dan SPMB bisa berjalan lancar,” kata Ence.

Wakil Ketua Komisi IV, Rezky Kartika, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, momen penerimaan siswa baru selalu melahirkan konflik dan persoalan. Sehingga untuk tahun ini, Komisi IV DPRD Kota Bogor akan kembali membuka posko pengaduan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================