Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
BUKAN Kang Dedi Mulyadi (KDM) namanya jika tidak membuat kontroversi, inilah kebijakan KDM yang juga menuai pro dan kontra, yaitu KDM mengirim pelajar nakal ke barak militer, setelah mendapat ijin dari orang tuanya.
Pengertian nakal di sini adalah pelajar yang suka tawuran, balapan liar, miras, narkoba dan sifat negatif yang lain. Inilah suara yang kontra, yaitu:
Pertama, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tak setuju dengan upaya KDM yang mengirimkan siswa nakal ke barak militer. Menurutnya, guna mendidik dan mendisiplinkan anak tidak perlu sampai melibatkan militer.
Kedua, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pengkajian mendalam sebelum pemerintah pusat membawa kebijakan pendidikan ala barak militer milik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke tingkat nasional.
Menurutnya,”Baik dari segi efektivitas, kesiapan infrastruktur, hingga kesesuaian dengan prinsip pendidikan nasional yang humanis dan inklusif,” ujar Lalu.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















