KPAID Kabupaten Bogor Minta Gubernur Jabar Tiru Program TNI Ramah Anak di Semarang

KPAID Kabupaten Bogor Minta Gubernur Jabar Tiru TNI Ramah Anak di Semarang
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Sedang Melihat Kegiatan Pelajar Barak Militer. Foto: Instagram Pribadi

BOGORTODAY.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Bogor meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk meninjau kembali program pembinaan siswa bermasalah di barak militer dan mencontoh pendekatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ramah anak seperti yang diterapkan di Semarang, Jawa Tengah.

Sekretaris KPAID Kabupaten Bogor, Erwin Suriana, menyarankan agar kebijakan tersebut disinergikan dengan pendekatan yang lebih ramah anak.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

“Contohlah, kan di Semarang itu ada TNI ramah anak. Itu kan bisa berjalan. Kalau dipadukan, saya kira tidak ada masalah dengan kebijakan yang dilakukan oleh KDM,” kata Erwin, Kamis (29/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa kritik yang disampaikan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pusat bukan merupakan bentuk penolakan terhadap program tersebut, melainkan permintaan untuk dilakukan evaluasi terlebih dahulu guna mempertimbangkan aspek psikologis anak.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

“Sekarang itu tinggal, bagi saya, bahwa kajian KPAI ini bukan tidak mendukung, tetapi ingin itu dievaluasi dulu baru dilaksanakan,” jelasnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================