Mahasiswa UMP Tewas Tenggelam di Kedung Kali Rambat Baturraden, Diduga Alami Kram Saat Berenang

Ilustrasi tenggelam

BOGORTODAY.COM – Duka menyelimuti Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) setelah salah satu mahasiswanya, Bramasta Ahmad Rifai (20), ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Kedung Kali Rambat, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

Mahasiswa Fakultas Agama Islam itu merupakan warga Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (22/6) siang, saat Bramasta dan tiga rekannya—Khama Putra Pambudi (18), Tri Anjar Prasetyo (18), dan Muhammad Lutfi Syarif (19)—mengunjungi lokasi tersebut usai mengerjakan tugas kuliah.

Awalnya Berenang Sendiri, Diduga Alami Kram

Menurut Plt Kapolsek Baturraden, Iptu Mufied Bayu Aji, kejadian bermula saat Bramasta mengajak teman-temannya berenang. Namun ajakan tersebut ditolak karena dua temannya mengaku lelah dan tidak bisa berenang.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

“Karena ajakannya ditolak, korban memutuskan berenang sendirian. Awalnya sempat berenang ke tengah dan kembali ke pinggir. Namun saat mencoba lagi, korban tampak kesulitan dan memberi isyarat meminta pertolongan,” jelas Iptu Mufied dalam keterangannya.

Diduga korban mengalami kram saat berenang, sehingga tidak dapat kembali ke tepi. Kedua temannya yang panik langsung mencari bantuan kepada pengunjung lain yang kebetulan melintas hendak menuju Curug Pengantin.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Korban akhirnya berhasil diangkat dari dasar kedung dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Korban Dinyatakan Meninggal Dunia

Setelah mendapat laporan, petugas segera menuju lokasi. Sekitar pukul 12.30 WIB, korban dievakuasi ke Balai RW setempat. Selanjutnya, pada pukul 14.45 WIB, tim Inafis Polresta Banyumas dan tim medis Puskesmas Baturraden II tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh dr Dewi Permatasari dan tim Inafis, tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka luar. Korban dipastikan meninggal karena tenggelam,” terang Mufied.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================