4 Kebiasaan Malam yang Harus Dihindari untuk Cegah Risiko Stroke

4 Kebiasaan Malam yang Harus Dihindari untuk Cegah Risiko Stroke

BOGORTODAY.COM Stroke menjadi salah satu penyebab utama kematian di banyak negara, termasuk Amerika Serikat. Tak hanya itu, angka kejadiannya juga terus meningkat setiap tahunnya.

Namun kabar baiknya, sebagian besar faktor risiko stroke dapat dicegah—terutama melalui perubahan gaya hidup yang konsisten, termasuk kebiasaan di malam hari.

Menurut Dr. Simran Malhotra, seperti dilansir dari Eating Well, “Kebiasaan kecil dan konsisten yang kita lakukan setiap hari dapat memiliki dampak signifikan dalam mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan stroke.”

Faktanya, hingga 84 persen kasus stroke berkaitan dengan faktor gaya hidup yang dapat dimodifikasi. Jadi, bukan hanya aktivitas dari pukul 9 pagi sampai 5 sore yang penting, melainkan juga apa yang Anda lakukan setelah jam kerja.

BACA JUGA :  Daftar Game Baru yang Rilis Juni 2026, Remake Legendaris Siap Ramaikan Pasar

Berikut adalah beberapa kebiasaan malam hari yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin menurunkan risiko stroke.

  1. Makan Malam Terlalu Larut

Makan malam setelah pukul 9 malam mungkin menjadi kebiasaan bagi mereka yang sibuk. Namun, hal ini bisa berdampak negatif pada kesehatan otak dan jantung.

“Makan larut malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh dan berdampak buruk pada tekanan darah serta metabolisme,” jelas Michelle Routhenstein, ahli gizi khusus kesehatan kardiovaskular.

Penelitian menunjukkan bahwa makan terlalu malam berkaitan dengan peningkatan risiko stroke. Jadi, sebaiknya jadwalkan makan malam Anda lebih awal untuk membantu menjaga ritme biologis tubuh tetap seimbang.

  1. Bermalas-malasan Setelah Makan

Setelah hari yang panjang, duduk santai di sofa tentu terasa menyenangkan. Namun, terlalu banyak waktu luang yang dihabiskan untuk aktivitas pasif seperti menonton TV atau scrolling media sosial dapat berdampak buruk bagi pembuluh darah.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Sebuah studi besar menunjukkan bahwa orang di bawah usia 60 tahun yang duduk lebih dari delapan jam sehari memiliki risiko stroke 3,5 kali lebih tinggi dibanding mereka yang lebih aktif.

Solusinya? Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 20 menit setelah makan malam. Ini tidak hanya membantu pencernaan, tetapi juga mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah—dua faktor penting dalam mencegah stroke.

  1. Mengonsumsi Alkohol di Malam Hari

Minum segelas wine atau bir di malam hari mungkin tampak menenangkan, tapi bisa berdampak serius pada kesehatan Anda.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================