Tidak BAB Setiap Hari? Ini Penjelasan Ahli tentang Frekuensi Normal Buang Air Besar

BAB
Ilusatrasi Buang Air Besar. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Tidak semua orang buang air besar (BAB) setiap hari, dan hal ini sering memicu kekhawatiran: apakah tubuh sedang tidak sehat atau ada masalah pencernaan? Menurut para ahli, Anda tidak perlu panik. BAB setiap hari bukan satu-satunya tanda usus yang sehat.

Ahli gizi dan dietisien asal AS, Amanda Sauceda, mengatakan bahwa seseorang tetap bisa memiliki saluran pencernaan yang sehat meski tidak BAB setiap hari.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

“Setiap orang punya versi normal yang berbeda-beda. Jika kita menganggap BAB sebagai cara membuang sampah dari tubuh, maka yang terpenting adalah rutinitasnya,” ujarnya, dikutip dari Eating Well.

Dalam dunia medis, frekuensi BAB yang dianggap normal adalah antara tiga kali seminggu hingga tiga kali sehari, selama konsistensinya lunak, bentuknya baik, dan tidak menimbulkan keluhan.

Jadi, selama Anda rutin, meskipun tidak setiap hari, dan tidak merasa tidak nyaman, kondisi itu masih dalam batas sehat.

BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Bagaimana Prosesnya di Dalam Tubuh?

Begitu makanan masuk ke mulut, sistem pencernaan memecahnya menjadi nutrisi. Sisa yang tidak dibutuhkan akan menjadi limbah dan disimpan di usus besar hingga waktunya dikeluarkan.

Jika jarang BAB, ada risiko munculnya keluhan seperti perut kembung, bergas, atau feses yang mengeras.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================