Mengapa Dapur Bisa Panas dan Lembap Meski Tidak Dipakai? Ini Penyebab dan Solusinya

Dapur
Ilustrasi Dapur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Dapur adalah salah satu ruangan yang hampir setiap hari digunakan, selama rumah dihuni. Karena itu, kenyamanan dapur seharusnya menjadi prioritas, sama seperti kamar tidur.

Apalagi, aktivitas memasak sering membutuhkan waktu lama dan dilakukan sambil berdiri, sehingga suasana dapur yang sejuk dan kering akan membuat kegiatan lebih menyenangkan.

Sayangnya, tak jarang dapur terasa pengap, panas, atau lembap bahkan ketika tidak digunakan. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh kompor yang menyala atau sumber panas lainnya, melainkan dipicu oleh faktor eksternal yang sering luput dari perhatian.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Lebih dari sekadar membuat tidak nyaman, dapur yang panas dan lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur pada dinding, kitchen set, hingga plafon.

Jamur hitam yang muncul bukan hanya merusak estetika, tetapi juga berisiko bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Dilansir dari Europe Enchanting, berikut beberapa penyebab dapur terasa panas dan lembap beserta solusi yang bisa dilakukan.

  1. Ventilasi Udara yang Kurang Memadai
BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Ventilasi adalah elemen vital di rumah, terutama di dapur dan kamar mandi. Fungsinya tidak hanya memasukkan cahaya alami, tetapi juga menukar udara panas di dalam ruangan dengan udara segar dari luar. Tanpa ventilasi yang baik, dapur akan cepat terasa pengap dan lembap.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================