
BOGORTODAY.COM – Aktivitas galian tanah yang dilakukan pengembang perumahan di Jalan Sadeng, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, menuai keluhan warga sekitar.
Pasalnya, kegiatan cut and fill tersebut dinilai menimbulkan debu, jalan licin saat hujan, hingga mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan hingga sepanjang 3 kilometer.
Kepala Desa Sadeng, Yanuar Lesmana, mengungkapkan bahwa proyek galian itu merupakan bagian dari rencana pembangunan perumahan seluas 6–7 hektare oleh perusahaan pengembang PT Putra Bangun.
Namun, kata Yanuar Lesmana, pihak desa tidak pernah mengizinkan aktivitas pengangkutan tanah keluar dari wilayah tersebut.
“Dasarnya itu untuk perumahan, jadi ada tanah yang perlu dikeluarkan. Tapi saya tidak izinkan kalau untuk dijual keluar. Karena itu menimbulkan masalah, terutama debu dan jalan jadi licin ketika hujan. Atas dasar itu saya sudah mengeluarkan surat keputusan untuk menutup dan menyetop kegiatan penggalian tanah,” ujar Kades Yanuar, Rabu (27/8/2025).
Editor : Ilham Ariyansyah
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















