Kurang Tidur dan Stres Bisa Bikin Berat Badan Naik, Bukan Cuma Pola Makan

Berat Badan
Ilustrasi Berat badan Berlebihan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Banyak orang mengira naik turunnya berat badan hanya dipengaruhi pola makan dan olahraga.

Padahal, ada faktor lain yang diam-diam punya pengaruh besar terhadap angka di timbangan, yakni kurang tidur dan stres.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan, prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas di Indonesia tercatat mencapai 37,8 persen.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Angka ini menegaskan pentingnya memperhatikan faktor-faktor tersembunyi yang sering terabaikan dalam menjaga berat badan ideal.

Kurang Tidur dan Stres Tingkatkan Risiko Obesitas

Wakil Ketua Dewan Penasihat Nutrisi Herbalife, Rocio Medina Badiano, menjelaskan bahwa kurang tidur dapat memicu rasa lapar berlebih sekaligus menurunkan energi.

Kondisi ini mendorong seseorang makan lebih banyak namun jarang beraktivitas, sehingga berat badan pun naik.

BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Sementara itu, stres berkepanjangan memiliki efek negatif terhadap kesehatan mental maupun fisik.

“Stres dapat memengaruhi hormon pengatur nafsu makan, menurunkan semangat untuk beraktivitas, sekaligus mengganggu kualitas tidur. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan risiko obesitas dan penyakit terkait,” ujar Rocio, Senin (9/8/2025).

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================