Tekan Kasus Anak, Puluhan Santri di Tenjolaya Dibekali Pemahaman Tentang Bullying

Sebanyak 80 santri di Pondok Pesantren Darul Mizan, Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan anti bullying, pada Kamis (11/09/25). dok:Ist

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 80 santri di Pondok Pesantren Darul Mizan, Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan anti bullying, pada Kamis (11/09/25).

Aksi perundungan atau bullying kerap kali terjadi di kalangan anak remaja, bahkan kerap terjadi di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan tersebut guna meminimalisir terjadinya kasus perundungan.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Kasi Trantibum Kecamatan Tenjolaya, Deni Ramdani mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pencegahaan agar tidak terjadi kasus perundungan di lingkungan pendidikan.

“Kalau tadi saya sampaikan agar mengenal beberapa jenis-jenis bulying itu ada sekitar 5 jenis, yakni buling fisik, ferbal, sosial, siber, dan seksual,” katanya.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Menurutnya, perundungan kerap kali terjadi di area lingkungan sekolah dan ponpes, bahkan hal itu dipucu akibat adanya tindakan senioritas.

Editor : Ilham Ariyansyah

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================