BOGORTODAY.COM – Banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan tulang ketika usia mulai menua. Padahal, fondasi tulang yang kuat justru dibangun sejak muda.
Tulang bukan hanya berfungsi sebagai penopang tubuh, tetapi juga melindungi organ, menjadi tempat menempel otot, serta menyimpan kalsium. Sayangnya, tulang tidak selamanya kokoh.
Proses Alami Penuaan Tulang
Melansir Mayo Clinic, tulang mengalami proses alami yang disebut remodeling, yaitu pembentukan tulang baru dan penguraian tulang lama. Pada usia muda, pembentukan tulang lebih cepat dibandingkan penguraiannya.
Namun, setelah melewati usia 30 tahun, proses ini mulai berbalik: tulang lama lebih cepat terkikis daripada terbentuknya tulang baru. Inilah yang menjadikan osteoporosis sebagai ancaman nyata.
Osteoporosis membuat tulang rapuh dan mudah patah. Risiko seseorang terkena kondisi ini sangat bergantung pada seberapa besar massa tulang puncak (peak bone mass) yang dibangun sejak muda, serta seberapa cepat tulang kehilangan massa setelah itu.
Masalah Osteoporosis di Indonesia
Indonesia telah cukup lama menghadapi masalah tulang rapuh. Data Kementerian Kesehatan pada 2007 mencatat prevalensi osteoporosis sebesar 32,3 persen pada perempuan dan 28,8 persen pada laki-laki. Angka ini diperkirakan meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat.
Hal yang paling mengkhawatirkan, rata-rata konsumsi kalsium masyarakat Indonesia hanya sekitar 254 mg/hari, jauh di bawah kebutuhan orang dewasa yang mencapai 1.000–1.200 mg/hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















