
BOGORTODAY.COM — Kebijakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) satu pintu yang diterapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat sejumlah karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, terancam kehilangan pekerjaan.
BACA JUGA : Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK
Seorang petugas SPBU Shell di Cibinong, berinisial M, mengatakan stok BBM di SPBU tempatnya bekerja masih cukup hingga awal Oktober 2025. Namun, ia mengaku khawatir jika distribusi BBM belum kembali normal.
“Kalau sampai Oktober belum normal lagi, ya pada nganggur lagi. Di sini belum, masih normal, stok masih ada,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















