
BOGORTODAY.COM – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor meminta Pemerintah Daerah (Pemda) di tingkat kabupaten/kota, dan provinsi untuk membangun infrastruktur mitigasi bencana guna melindungi keselamatan peserta didik di sekolah.
Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Sofyan, menegaskan bahwa sekolah dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) wajib memiliki jalur evakuasi khusus sebagai bagian dari sistem keamanan.
“Sekolah harus dibangun dengan memperhatikan mitigasi bencana. Jalur evakuasi, tangga darurat, dan rambu-rambu keselamatan wajib ada. Ini kewajiban, bukan pilihan,” tegas Sofyan, Jumat (26/9/2025).
Sofyan menjelaskan, pihak sekolah juga perlu mengintensifkan sosialisasi mitigasi bencana kepada siswa. Program tersebut dapat diimplementasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dan mengoptimalkan fungsi Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
“Anak-anak harus mengetahui cara menyelamatkan diri, lokasi titik kumpul, dan penanganan luka ringan. Ini bagian dari menciptakan sekolah yang ramah anak dan aman,” ungkapnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















