
BOGORTODAY.COM – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Perumahan Pesona Kahuripan 10, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025), diwarnai aksi nekat seorang guru honorer.
Fitria Maeti, guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) asal Kecamatan Jonggol, menerobos barisan pengamanan untuk menyerahkan surat aspirasi kepada kepala negara.
Peristiwa itu terjadi usai Prabowo menghadiri acara akad massal 26.000 unit Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang digelar Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Fitria rela menunggu di bawah guyuran hujan deras hingga akhirnya berhasil menyerahkan sepucuk surat kepada Mayor Teddy dari unsur Paspampres. Surat itu berisi permohonan terkait kejelasan status dan kesejahteraan guru P3K di Indonesia.
“Saya mewakili Forum P3K Kabupaten Bogor dan guru-guru P3K seluruh Indonesia. Kami meminta kejelasan kontrak kerja, peningkatan kesejahteraan, dan pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil,” katanya dengan suara bergetar.
Perempuan itu juga menyampaikan harapan agar Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang tengah dibahas dapat memuat pasal yang menjamin perubahan status guru P3K menjadi PNS. Hal itu dinilai sebagai bentuk kepastian hukum dan keberpihakan negara kepada tenaga pendidik.
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















