BOGORTODAY.COM – Sebanyak 59.788 anak usia sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat terancam putus sekolah pada tahun ajaran 2025. Data tersebut bersumber dari laman Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diakses Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) setempat.
Merespons kondisi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengambil langkah serius untuk menekan angka putus sekolah. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Bogor Yanto Pradipta mengatakan, Kecamatan Cibinong yang merupakan pusat pemerintahan menempati urutan ketujuh dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di wilayah tersebut.
“Ini sudah menjadi isu nasional. Kami memiliki salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) terkait angka rata-rata lama sekolah,” kata Yanto, Sabtu (11/10/2025).
Yanto menjelaskan, untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor, pihaknya akan terus mendorong masyarakat agar memiliki keinginan melanjutkan pendidikan, baik usia produktif maupun di atas 25 tahun. Bagi warga yang sudah melampaui usia sekolah, akan diarahkan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersedia di setiap kecamatan.
“Kalau di atas usia sekolah, kami tempatkan di PKBM di tiap kecamatan. Ini kerja bersama, tidak hanya petugas Disdik. Harus ada sinergi dengan semua instansi terkait, salah satunya yang punya wilayah,” ujarnya.
Editor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















