5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Merusak Kesehatan Otak

Otak
Ilustrasi Otak. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Otak adalah pusat kendali tubuh manusia. Ia bekerja tanpa henti — mulai dari saat kita berpikir, tertawa, hingga sekadar mengingat lagu favorit.

Namun tanpa disadari, banyak kebiasaan sehari-hari yang justru secara perlahan merusak kesehatan otak.

Dikutip dari Eating Well, ahli saraf Jamey Maniscalco, Ph.D, mengungkap bahwa sejumlah kebiasaan umum dapat menggerogoti kekuatan kognitif, menumpulkan fokus, hingga meningkatkan risiko penurunan fungsi mental. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Kurang Tidur

Tidur bukan sekadar waktu istirahat. Menurut Maniscalco, saat tidur, otak sebenarnya melakukan proses penting seperti pembersihan racun, pemrosesan emosi, dan pembentukan memori baru.

Kurang tidur kronis dapat mengganggu proses tersebut, bahkan meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

BACA JUGA :  Gandeng Jakarta Bartender Club, STP Bogor Gelar 'Signature Session 2026' untuk Kupas Seni di Balik Bar

Sebuah studi yang mengamati hampir 8.000 orang selama 25 tahun menemukan, mereka yang tidur enam jam atau kurang per malam di usia 50–70 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami demensia dibandingkan yang tidur tujuh jam.

Jadi, untuk menjaga kesehatan otak, pastikan tidur 7–9 jam setiap malam secara konsisten.

  1. Minum Alkohol

Meski hanya satu gelas sehari, alkohol bisa berdampak buruk pada struktur otak.
Penelitian terhadap lebih dari 36.000 orang menemukan, konsumsi alkohol secara teratur berkaitan dengan penurunan volume materi abu-abu dan putih, dua komponen penting dalam komunikasi antar sel otak.

“Alkohol adalah depresan sistem saraf pusat sekaligus neurotoksin,” jelas Maniscalco.
“Ia memperlambat aktivitas otak dan pada kadar tinggi bisa merusak atau membunuh sel-sel otak.”

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

Semakin sering minum alkohol, semakin besar pula risiko penurunan fungsi kognitif.

  1. Kurang Asupan Makanan Sehat

Otak menggunakan lebih dari 20% energi tubuh setiap harinya, sehingga apa yang kita makan sangat memengaruhi fungsinya.
Maniscalco menjelaskan bahwa pola makan yang buruk dapat menurunkan kemampuan seseorang dalam berpikir, mengatur emosi, dan mempertahankan fokus.

Pola makan seperti Mediterranean diet — kaya akan sayur, buah, kacang, biji-bijian, dan ikan — terbukti meningkatkan volume otak dan melindungi dari penurunan kognitif.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================