BOGORTODAY.COM – Dunia balap Tanah Air kembali mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, Indonesia akan memiliki dua pebalap reguler di ajang Grand Prix musim 2026.
Veda Ega Pratama resmi naik kelas ke Moto3, sementara Mario Suryo Aji dipertahankan di Moto2 oleh Honda Team Asia. Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Merah Putih di kancah balap dunia.
Honda Team Asia mengumumkan line-up resmi mereka untuk musim 2026 pada Jumat 31 Oktober 2015. Dalam susunan tersebut, dua pebalap muda Indonesia menjadi bagian utama tim sebuah capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah balap Grand Prix.
Mario Aji menampilkan grafik performa yang meningkat sepanjang musim 2025. Hasil terbaiknya diraih saat finis di posisi kesembilan pada GP Americas, sekaligus memecahkan rekor sebagai pebalap Indonesia pertama yang menembus 10 besar di kelas Grand Prix era modern.
Meski sempat absen akibat cedera bahu, performa Mario dinilai cukup stabil untuk mempertahankan kursinya di Moto2 musim depan. Ia akan kembali berduet dengan Taiyo Furusato, yang promosi ke kelas Moto2 setelah sukses memutus puasa kemenangan Honda di Moto3.
Dengan pengalaman empat musim di ajang Grand Prix, Mario Aji kini ditargetkan tampil lebih konsisten dan mampu menembus persaingan papan atas.
Sementara itu, karier Veda Ega Pratama melesat cepat. Juara Asia Talent Cup 2023 sekaligus runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 ini resmi promosi ke Moto3 di usia 17 tahun, berkat regulasi khusus bagi juara seri junior.
Veda menjadi pebalap Indonesia pertama yang mendapat perlakuan serupa dengan Fabio Quartararo saat masih di jenjang pembinaan. Performa impresifnya—tiga kemenangan dan beberapa podium sepanjang musim—menjadi modal berharga untuk tampil di kelas dunia.
Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut akan memperkuat Honda Team Asia bersama debutan Zen Mitani. Harapan besar pun disematkan agar Veda mampu menjadi ikon baru kebangkitan balap motor Indonesia.
Kehadiran dua pebalap Indonesia di dua kelas berbeda Grand Prix bukan sekadar prestasi individu, melainkan cerminan kemajuan pesat ekosistem balap nasional.
Dengan dukungan program pembinaan seperti Asia Talent Cup (ATC) dan Red Bull Rookies Cup, serta pengalaman kompetitif di level Asia dan Eropa, Veda dan Mario siap membawa Merah Putih berkibar di panggung MotoGP dunia.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Liga Olahraga
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















