Pulau Jeju Resah oleh Traveler Nakal yang Berkemah Ilegal, Risiko Kebakaran Mengintai

Pulau Jeju
Ilustrasi Pulau Jeju. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Pulau Jeju kembali dibuat resah oleh ulah para traveler nakal yang berkemah secara ilegal di sejumlah kawasan alam.

Warga setempat mengeluhkan meningkatnya aktivitas berkemah, bermalam, dan memasak di area yang dilarang, yang kini dianggap membahayakan lingkungan serta keselamatan publik.

Dilansir dari Korea Times, Sabtu (29/11/2025), keresahan ini mencuat setelah seorang warga bernama Hong mengunggah foto ke papan petisi daring.

BACA JUGA :  Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

Foto tersebut memperlihatkan para wisatawan berkemah di puncak Nokkome Oreum, salah satu area gunung berapi terkenal di Jeju bagian barat.

Hong menjelaskan bahwa banyak pengunjung bermalam tanpa tenda, hanya bernaung menggunakan bebatuan atau pepohonan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, sejumlah wisatawan kedapatan minum alkohol semalaman dan memanggang daging di puncak gunung—aktivitas yang sangat rawan memicu kebakaran hutan.

Kegiatan seperti berkemah, memasak, dan bermalam di area terlarang sejatinya dilarang berdasarkan Undang-Undang Konservasi Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Perlindungan Hutan Korea Selatan.

BACA JUGA :  Bogor Mati Lampu, PLN Sebut Ada Gangguan Teknis di PLTGU Jawa 1

Hong menyebutkan bahwa praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan risiko serius, mulai dari potensi kebakaran, sampah yang berserakan, hingga minimnya sanitasi.

Tak berhenti di Nokkome Oreum, Hong juga mengungkapkan kerusakan di sekitar Jagangnokkome Oreum.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================