Ketika Tawa Perlu Dibatasi: Hikmah Larangan Tertawa Berlebihan dalam Ajaran Rasulullah SAW

Tertawa
Ilustrasi Tertawa. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Tertawa adalah bagian dari fitrah manusia sebagai ekspresi kebahagiaan dan keakraban.

Namun, dalam Islam, Rasulullah SAW mengajarkan agar seorang muslim tetap menjaga adab dan batasan dalam tertawa.

Dalam beberapa hadis, beliau menekankan bahwa tawa berlebihan dapat mempengaruhi kebeningan hati serta melemahkan kesadaran spiritual seorang mukmin.

Rasulullah SAW bersabda:

لا تكثر الضحك فإِنَّ كَثرَةَ الصَّحِكِ أُمِيتُ الْقَلْب
“Janganlah kalian banyak tertawa. Sesungguhnya banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Tirmidzi)

Melalui sabda ini, Rasulullah SAW bukan melarang umatnya untuk bahagia dan bergembira, tetapi mengingatkan agar ekspresi itu tidak membuat seseorang lalai, terlalu santai menghadapi kehidupan, hingga mengabaikan ingatan kepada Allah.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Tuntunan Rasulullah SAW dalam Menjaga Ketenangan dan Adab Tertawa

Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan:

“Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorokan beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan, bahwa Rasulullah SAW tetap bergurau dan tersenyum, tetapi dalam kadar yang elegan, terjaga, dan penuh kewibawaan. Beliau menghadirkan kegembiraan tanpa kehilangan ketenangan dan kehormatan.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Larangan bukan pada tertawanya, tetapi pada berlebihan, hingga membuat hati keras dan jauh dari kepekaan keberagamaan.

Adab Bercanda dan Tertawa Sesuai Teladan Rasulullah SAW

Islam tidak meniadakan humor dan tawa. Justru Rasulullah SAW dikenal memiliki candaan yang membahagiakan sahabat, namun tidak melampaui batas adab. Berikut adab yang bisa diteladani:

  1. Tidak Menjadikan Nama Allah SWT sebagai Bahan Candaan

Allah mengingatkan dalam surat At-Taubah ayat 65 tentang larangan mempermainkan ayat-ayat Allah dan Rasul-Nya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================