Antisipasi Kemacetan Saat Nataru, 320 Personel Dishub Kabupaten Bogor Disiagakan

Dishub
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih. Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mempersiapkan strategi komprehensif menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang diprediksi akan membawa lonjakan signifikan kendaraan menuju kawasan wisata Puncak dan sekitarnya. Sebanyak 320 personel akan diturunkan dengan sistem kerja tiga shift tanpa jeda untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menegaskan kesiapan instansinya dalam mengantisipasi kemacetan yang kerap menjadi langganan tahunan di wilayah tersebut.

“Kita bikin tiga shift. Jadi tidak ada tenggang waktu, semuanya dalam 320 orang itu dilibatkan untuk bergerak di tiga shift,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Ratusan petugas tersebut akan disebarkan di enam titik strategis yang menjadi jalur vital pergerakan kendaraan. Keenam lokasi itu meliputi Cileungsi, Cibinong, Cigombong, Gadog, Ciawi, dan Cisarua. Namun, dari total personel yang disiagakan, kawasan Puncak mendapat alokasi terbesar dengan 200 petugas.

Pengalokasian personel lebih masif di kawasan Puncak bukan tanpa alasan. Wilayah dengan topografi berbukit ini secara konsisten menjadi magnet wisatawan saat libur panjang, termasuk momen pergantian tahun. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, Kabupaten Bogor masuk dalam lima destinasi wisata favorit nasional periode Nataru bersama Yogyakarta, Bandung, Malang, dan Denpasar.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Proyeksi Dishub Kabupaten Bogor menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Lebih dari 670.000 kendaraan diperkirakan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi selama periode Nataru. Angka ini menjadi dasar penetapan skema pengaturan lalu lintas yang lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================