Benarkah Singkong Rebus Cocok untuk Diet? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Singong Rebus
Benarkah Singkong Rebus Cocok untuk Diet? Ini Fakta yang Perlu Diketahui. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Singkong rebus kerap dijadikan alternatif pengganti nasi oleh mereka yang sedang menjalani program diet.

Teksturnya yang lembut, rasanya yang netral, serta cara pengolahannya yang sederhana tanpa minyak membuat singkong terlihat sebagai pilihan makanan sehat.

Namun, benarkah singkong rebus efektif untuk membantu menurunkan berat badan?

Singkong merupakan tanaman umbi-umbian yang berasal dari Amerika Selatan dan kini menjadi salah satu sumber karbohidrat utama di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Bahkan, Indonesia tercatat sebagai salah satu produsen singkong terbesar di dunia, bersama Nigeria dan Thailand.

Bagian singkong yang paling banyak dikonsumsi adalah akarnya. Umbi ini dapat diolah dengan berbagai cara, seperti digoreng, dikukus, dibakar, atau direbus. Di antara berbagai metode tersebut, merebus dianggap sebagai cara paling sehat karena tidak memerlukan tambahan minyak maupun lemak.

BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Tak heran jika singkong rebus sering dipilih sebagai menu diet. Proses memasaknya pun sederhana—cukup dikupas dan direbus selama 15–30 menit hingga empuk, lalu siap disantap.

Namun, di balik kesan sederhana dan sehat tersebut, singkong rebus ternyata mengandung kalori yang cukup tinggi.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================